Anda Berencana Naik Haji? Siapkan Tabungan Haji Sekarang Juga

Salah satu persyaratan untuk mendaftar haji adalah memiliki tabungan haji. Menabung di tabungan haji dilakukan untuk memastikan bahwa calon jemaah memiliki dana yang cukup untuk naik haji ke Tanah Suci. Tabungan haji termasuk jenis tabungan berencana. Artinya, tabungan ini ditujukan untuk investasi jangka panjang, dalam hal ini khusus untuk tujuan pergi beribadah haji. Pergi haji membutuhkan dana yang tidak sedikit. Tentunya banyak orang yang tidak memiliki kemampuan finansial untuk langsung membayar lunas sekali waktu. Tabungan haji ini bisa membantu kita mengelola keuangan dengan memaksa kita menyisihkan sebagian pendapatan untuk investasi, yakni pergi haji.

Menjadi nasabah tabungan haji artinya kita diwajibkan untuk rutin menabung sejumlah dana setiap bulan. Setelah jangka waktu tertentu, dana tersebut bisa digunakan sebagai ongkos naik haji (ONH). ONH ini terdiri dua macam, yaitu ONH reguler dan ONH plus. Perbedaan keduanya adalah:

Jumlah setoran pendaftaran dan pembayaran ONH plus lebih besar
Masa tunggu untuk naik haji ONH plus lebih cepat dibanding ONH reguler
Fasilitas nasabah ONH plus di Mekah lebih lengkap dibanding ONH reguler
Nasabah ONH plus akan tinggal lebih singkat di Tanah Suci dibanding ONH reguler

Sebagian besar calon jemaah haji Indonesia adalah peserta tabungan ONH reguler. Penyelenggara tabungan haji adalah bank-bank syariah dan konvensional yang ditunjuk oleh pemerintah sebagai lembaga penerima dana haji dari calon jemaah. Setiap produk tabungan haji yang ditawarkan masing-masing bank memiliki kekurangan dan kelebihan. Calon jemaah haji bisa memilih untuk memercayakan tabungan hajinya ke bank yang mana. Berikut ini beberapa fitur tabungan haji dari 5 bank penyelenggara, yakni:

Bank Syariah Mandiri (BSM)

Bank Syariah Mandiri

Bank Syariah Mandiri / Umroh Backpacker

Fitur tabungan haji yang ditawarkan BSM antara lain:
Dilakukan berdasarkan prinsip syariah dengan akad mudharabah muthlaqa.
Setoran awal minimal sebesar Rp 100.000,00.
Setoran selanjutnya minimal Rp 100.000,00.
Tabungan ini hanya bisa dicairkan untuk melunasi biaya penyelenggaraan haji.
Saldo minimal untuk didaftarkan ke Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) adalah sebesar Rp 25.500.000,00 atau sesuai dengan ketentuan Kementerian Agama.
Terdapat fasilitas dana talangan haji untuk memudahkan nasabah mendapatkan porsi haji.
Syarat pendaftaran: KTP/SIM/paspor.

Bank Tabungan Negara (BTN)

Bank Tabungan Negara

Bank Tabungan Negara / Umroh Backpacker

Selain melayani masyarakat dalam hal kredit kepemilikan rumah, BTN juga membantu menyediakan layanan tabungan haji. Fitur yang diberikan antara lain:
Setoran awal dan saldo minimal Rp100.000,00.
Setoran selanjutnya bebas.
Tidak ada biaya administrasi bulanan.
Hanya dapat dicairkan untuk melunasi biaya haji.
Saldo minimal untuk didaftarkan ke SISKOHAT adalah sebesar Rp25.000.000,00 atau sesuai ketentuan Kementerian Agama.
Syarat pendaftaran: KTP.

Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah

Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah

Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah / Umroh Backpacker

Fitur tabungan haji yang disediakan BRI Syariah antara lain:
Dana diikutsertakan alam program penjaminan pemerintah.
Setoran awal Rp50.000,00 atau 50 USD.
Setoran selanjutnya bebas.
Hanya dapat dicairkan untuk melunasi biaya haji.
Saldo minimal untuk didaftarkan di SISKOHAT adalah sebesar Rp25.050.000,00 atau sesuai ketentuan Kementerian Agama.
Gratis asuransi jiwa dan kecelakaan.
Gratis biaya administrasi bulanan.
Memberi bagi hasil yang kompetitif.
Pemotongan untuk zakat dilakukan otomatis dari nilai bagi hasil.
Syarat pendaftaran untuk WNI: KTP, untuk WNA: paspor dan KIMS/KITAP/KITAS.
Pembukaan rekening haji dilakukan di kantor BRI yang sesuai dengan wilayah domisili KTP.

Bank Negara Indonesia (BNI) Syariah

Bank Negara Indonesia (BNI) Syariah

Bank Negara Indonesia (BNI) Syariah / Umroh Backpacker

BNI Syariah menyediakan layanan tabungan haji bernama tabungan iB Baitullah Hasanah. Fitur yang disediakan antara lain:
Menyediakan pilihan akad mudharabah dan
Setoran awal minimal Rp100.000,00/5 USD (untuk wadiah), dan Rp500.000,00/50 USD (untuk mudharabah).
Hanya dapat dicairkan untuk melunasi biaya haji.
Bebas biaya administrasi bulanan.
Bebas biaya penutupan rekening.
Gratis asuransi kecelakaan.Autokredit untuk setoran bulanan dari rekening tabungan iB Hasanah/Bisnis Hasanah/Prima Hasanah.
Dapat didaftarkan sebagai calon jemaah haji melalui SISKOHAT.
Syarat pendaftaran: KTP/paspor.

Bank Muamalat

Bank Muamalat

Bank Muamalat / Umroh Backpacker

Bank swasta ini memiliki produk khusus tabungan haji/umroh dengan fitur:
Menggunakan akad
Setoran awal minimal Rp50.000,00/20 USD.
Saldo minimum Rp50.000,00/5 USD.
Gratis biaya administrasi.
Biaya penggantian buku tabungan sebesar Rp10.000,00.
Biaya penutupan tabungan haji Rp50.000,00.
Hanya dapat dicairkan untuk membiayai ongkos haji.
Setoran bisa ditransfer dari rekening non-Bank Muamalat.
Syarat mendaftar: KTP/SIM (untuk WNI), KIMS/KITAS dan paspor untuk WNA.

Rencanakan keuangan Anda dengan baik, mulailah membuka tabungan haji jika sudah mantap ingin berhaji. Waktu menunggu antrian juga tidak sebentar, rentang waktu ini bisa digunakan untuk terus menabung dan melunasi biaya ongkos ibadah haji. Pilihan ada di tangan Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *