Panduan Rukun Haji dan Sunahnya

Pergi haji merupakan salah satu kewajiban bagi umat Islam di seluruh dunia yang telah memiliki kemampuan lebih dari segi finansial. Dalam masa penantian kuota keberangkatan dari Kementerian Agama, sebaiknya Anda mencari informasi panduan rukun haji dan segala keperluan lainnya agar ibadah Anda khusyuk. Berikut ulasan tentang panduan rukun haji beserta sunah-sunahnya.
Haji menurut bahasa berarti “menyengaja, bermaksud, atau mengunjungi.”

Sedangkan, menurut syarak adalah “mengunjungi atau menziarahi Baitullah (Kakbah) dengan niat beribadah kepada Allah Swt. dalam waktu yang telah ditetapkan, yaitu 40 hari untuk jemaah haji regular dan 25 hari untuk jemaah haji ONH Plus, serta sesuai dengan cara-cara dalam syariat agama Islam. Di dalam Alquran surat Ali Imran ayat 97: “Mengunjungi Baitullah (haji) adalah wajib bagi manusia kepada Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah.” Ketika seseorang telah mampu untuk melaksanakan haji, sebaiknya tidak perlu ditunda lagi.

Hal yang paling mendasar untuk bisa melaksanakan ibadah haji adalah syarat haji, yaitu:

  • Beragama Islam,
  • Balig,
  • Sehat jasmani/rohani,
  • Merdeka, dan
  • Mampu

Umat Islam juga perlu berhati-hati dalam melaksanakan ibadah haji dan urutannya. Haji seorang muslim tidak sah, jika tidak melengkapi rukun haji, yaitu:

Ihram

Ihram

Ihram / Umroh Backpacker / www.beritametro.co.id

Niat untuk berihram dengan memakai pakaian putih dan tidak berjahit bagi muslim dan mengenakan pakaian ihram yang menutupi seluruh aurat bagi muslimah. Beberapa sunah ihram yang dapat dilakukan yaitu: a) mandi, b) memakai wewangian di badan, c) berniat ihram setelah salat, d) memperbanyak bacaan talbiyah. Lafadz talbiyah adalah:
َبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ.لَبَّيْكَ لَا شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ.إِنَّ الحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالمُلْكُ.لاَ شَرِيْكَ لَك
“Labbaik Allahumma labbaik. Labbaik laa syariika laka labbaik. Innalhamda wan ni’mata, laka wal mulk, laa syariika lak”.
Artinya: “Aku menjawab panggilan-Mu ya Allah, aku menjawab panggilan-Mu, aku menjawab panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu, aku menjawab panggilan-Mu. Sesungguhnya segala pujian, kenikmatan dan kekuasaan hanya milik-Mu, tiada sekutu bagi-Mu”.

Wukuf di Arafah

Wukuf di Arafah

Wukuf di Arafah / Umroh Backpacker / www.fokus.news.viva.co.id

Siapa pun yang lupa melakukan wukuf di Arafah, maka hajinya tidak sah. Sesuai sabda Rasulullah Saw.,
الْحَجُّ عَرَفَةُ
Artinya: “Haji adalah wukuf di Arafah.” (HR. An Nasai no. 3016, Tirmidzi no. 889, Ibnu Majah no. 3015. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadis ini shahih).
Wukuf harus dilakukan pada saat matahari terbit hingga terbenam. Sunah yang dapat dilakukan ketika wukuf adalah: memperbanyak zikir kepada Allah dan membaca ayat-ayat Alquran.

Tawaf Ifadhoh

Tawaf Ifadhoh

Tawaf Ifadhoh / Umroh Backpacker / www.teknologi.news.viva.co.id

Rukun haji yang berikutnya adalah tawaf, yaitu mengelilingi Kakbah sebanyak 7x. Dalam surat Al-Hajj ayat 29, Allah menyerukan kepada umat Islam yang sedang berhaji:
وَلْيَطَّوَّفُوا بِالْبَيْتِ الْعَتِيقِ
Artinya: “Dan hendaklah mereka melakukan melakukan tawaf sekeliling rumah yang tua itu (Baitullah).”
Adapun sunah-sunah yang bisa dilaksanakan saat tawaf ifadhoh adalah: a) Ketika memulai putaran pertama mengucapkan, “Bismillah, wallahu akbar. Allahumma iimaanan bika, wa tashdiiqon bi kitaabika, wa wafaa-an bi’ahdika, wat tibaa’an li sunnati nabiyyika Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam”.
Dan setiap putaran bertakbir, ketika bertemu Hajar Aswad bertakbir “Allahu akbar”, b) menghadap Hajar Aswad dan mengangkat tangan sambil bertakbir ketika menghadap Hajar Aswad, c) memulai tawaf dari dekat dengan Hajar Aswad, dari arah rukun Yamani, d) Istilam (mengusap) dan mencium Hajar Aswad ketika memulai tawaf dan pada setiap putaran.

Sa’i

Sa’i

Sa’i / Umroh Backpacker / www.duncan-macdonald.com

Sa’i adalah berjalan antara Shofa dan Marwah dalam rangka ibadah. Sunah-sunah sa’i meliputi: a) ketika mendekati Shofa, mengucapkan, “Innash shofaa wal marwata min sya’airillah. Abda-u bimaa badaa-allahu bih” dan b) berhenti sejenak di antara Shafa untuk berdo’a.

Itulah panduan rukun haji dan sunah-sunahnya. Selamat menjalankan ibadah haji!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *