3 Perbedaan Haji dan Umroh yang Mendasar

Haji dan umroh adalah dua bentuk ibadah umat Islam yang pelasanaannya berada pada satu tempat, yakni di Kakbah, Mekkah, Arab Saudi. Walaupun sama-sama dikerjakan di satu tempat, namun dua bentuk ibadah ini memiliki perbedaan dalam tata cara pelaksanaannya.

Haji adalah salah satu dari rukun Islam dan merupakan ibadah wajib bagi umat Islam yang mampu. Kewajiban haji dijelaskan dalam kitab suci Alquran dan dalam hadis Nabi Muhammad Saw. yang sahih. Secara terminologi, haji adalah bentuk ibadah kepada Allah dengan melaksanakan manasik yang telah ditetapkan dalam sunah Rasulullaah Saw. Ibadah haji dikerjakan di tempat, pada waktu, dan dengan amalan yang telah disyariatkan dan dicontohkan oleh Rasulullah Saw. Jadi bisa dikatakan bahwa ibadah haji adalah ibadah yang memiliki tuntunan tersendiri dan tidak boleh ditambah atau dikurangi.

3 Perbedaan Haji dan Umroh yang Mendasar

3 Perbedaan Haji dan Umroh yang Mendasar / Umroh Backpacker

Umroh secara terminologi adalah bentuk ibadah berziarah ke Baitullah dengan melaksanakan tawaf dan sa’i serta mencukur rambut atau memendekkannya (tahallul). Umroh biasa dikenal oleh masyarakat dengan istilah “haji kecil.” Umroh tidak terikat waktu, artinya kapan saja umat Islam bisa melakukannya.

Ibadah haji dan umroh memiliki persamaan dalam beberapa hal, yakni:

Tempat
Haji dan umroh sama-sama dikerjakan di Baitullah (Kakbah), di Mekkah, Arab Saudi

Hukum Pelaksanaan
Baik haji maupun umroh, keduanya wajib dikerjakan oleh umat Islam yang berkemampuan.

Dalil wajibnya ibadah haji dijelaskan dalam Alquran surat Ali Imran ayat 97 dan Al Baqarah ayat 196. Selain dari Alquran, wajibnya ibadah haji juga disampaikan oleh Rasulullaah Saw. dalam hadis berikut ini :
“’Wahai manusia, telah diwajibkan atas kalian berhaji, maka berhajilah. Kemudian ada seorang bertanya: Apakah setiap tahun Wahai Rasulullah?’ Nabi Muhammad Saw. tidak menjawab sampai ditanya tiga kali, barulah setelah itu beliau menjawab: Jika aku katakan: Iya, maka niscaya akan diwajibkan setiap tahun dan belum tentu kalian sanggup. Maka biarkanlah apa yang sudah aku tinggalkan untuk kalian, karena sesungguhnya telah binasa orang-orang sebelum kalian, akibat banyaknya pertanyaan dan penyelisihan mereka terhadap nabi mereka. Maka jika aku perintahkan kalian dengan sesuatu, kerjakanlah darinya sesuai dengan kemampuan kalian dan jika aku telah melarang kalian akan sesuatu maka tinggalkanlah.’” (HR. Muslim).

3 Perbedaan Haji dan Umroh yang Mendasar

3 Perbedaan Haji dan Umroh yang Mendasar / Umroh Backpacker

Sebagaimana haji, umroh juga wajib hukumnya sekali seumur hidup bagi yang mampu. Dalil dalam Alquran disebutkan dalam surat Al-Baqarah ayat 196.

Namun, haji dan umroh tidaklah sama. Terdapat beberapa perbedaan yang harus dipahami supaya tidak salah dalam niat dan amalan ibadah keduanya. Perbedaan haji dan umroh adalah:

Waktu

Waktu

Waktu / Umroh Backpacker

Ibadah haji wajib dilaksanakan sekali seumur hidup dalam waktu sekali dalam setahun. Waktu diwajibkannya haji adalah pada bulan Dzulhijah. Haji dimulai pada tanggal 8 Dzulhijah ketika umat Islam bermalam di Mina, kemudian pada tanggal 9 melakukan wukuf di Padang Arafah, dan terakhir adalah melempar jumroh pada tanggal 10 Dzulhijah. Pelaksanaan ibadah haji bersamaan dengan Hari Raya Iduladha. Sedangkan umroh, tidak ada batasan waktu pelaksanaan, bisa dilaksanakan kapan saja.

Ritual Ibadah

Ritual Ibadah

Ritual Ibadah / Umroh Backpacker

Rukun (urutan ibadah wajib) umroh adalah ihram, tawaf (mengelilingi Kakbah), sa’i (berlari-lari kecil bolak-balik dari bukit Shafa ke bukit Marwah), dan tahallul (mencukur/memendekkan rambut). Sedangkan rukun haji meliputi semua rukun umroh ditambah dengan wuquf di Arafah, menginap di Muzdalifah dan Mina, serta melempar jumroh.

Lama Pelaksanaan

Lama Pelaksanaan

Lama Pelaksanaan / Umroh Backpacker

Dilihat dari urutan ibadah wajibnya, maka ibadah haji lebih lama pelaksanaannya dibandingkan dengan umroh. Ibadah haji membutuhkan waktu paling cepat 4 hari, sedangkan ibadah umroh hanya membutuhkan waktu 2-3 jam saja. Maka dari itu, untuk melaksanakan ibadah haji dibutuhkan kondisi fisik yang lebih kuat dibandingkan dengan ibadah umroh.

Nah, itulah perbedaan haji dan umroh. Serupa tapi tak sama, memahami dengan rinci rukun dan syarat ibadah haji dan umroh dapat memudahkan kita mengamalkan kedua ibadah ini sesuai tata cara yang benar. Semoga menjadi haji mabrur!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *