Panduan Haji – Tips Perjalanan dari Mekah Hingga Kembali Lagi ke Mekah

Setelah melaksanakan ihram dan umroh tamattu di Mekah, perjalanan haji akan dilanjutkan ke Mina, Arafah, dan Muzdalifah, untuk kemudian kembali ke Mina untuk melempar jamrah dan akhirnya pulang lagi ke Mekah. Ritual perjalanan tersebut insyaAllah sudah Anda pelajari. Doa-doa dan zikir pun sudah Anda hafalkan. Namun di luar urusan tersebut, apa yang bisa Anda lakukan di sana?

Apa yang Sebaiknya Dilakukan di Mina

Apa yang Sebaiknya Dilakukan di Mina
Apa yang Sebaiknya Dilakukan di Mina – Umroh backpacker

Mina adalah kawasan antara Mekah dan Muzdalifah. Jemaah haji akan bermalam di Mina dan memotong hewan kurban. Hal penting yang harus dilakukan di Mina adalah bersitirahat sambil banyak berzikir, Anda akan segera menghadapi wukuf Arafah, dan Anda harus mempersiapkan stamina sebaik mungkin untuk menghadapi puncak ibadah haji berikutnya.

Di Mina, pandangan Anda akan didominasi oleh kumpulan tenda dan kerumunan pengemis yang meminta belas kasihan dari para jemaah haji. Sudah menjadi fitrah jika Anda merasa iba, terlebih Anda juga sebisa mungkin ingin banyak beramal di Tanah Haram tersebut. Bijaklah dalam menyedekahkan harta Anda, tidak semua pengemis layak menerima sedekah. Ada di antara mereka yang masih segar bugar, dan ada pula yang berpura-pura sedemikan rupa untuk membuat iba jemaah haji yang ada di sana.

Anda bisa menyediakan makanan bagi orang miskin yang menunggu sisa makanan di luar restoran, atau mereka yang mengais-ngais tempat sampah. Berikanlah sedekah  kepada mereka yang tidak meminta dan menengadahkan tangan, atau pada para pekerja kebersihan yang menggunakan seragam berwarna hijau. Sesungguhnya mereka bekerja dengan gaji yang sangat kecil, namun mereka menjaga diri dari meminta-minta.

Apa yang Sebaiknya Dilakukan di Arafah

Apa yang Sebaiknya Dilakukan di Arafah
Apa yang Sebaiknya Dilakukan di Arafah – Umroh backpacker

Perjalanan ke Arafah sebenarnya tidak terlalu jauh dari Mina, hanya sekitar 5km. Namun kepadatan manusia dan sengatan sinar matahari membuat perjalanan ini terasa berat. Segera setelah tiba di Arafah, pergilah ke kamar mandi, carilah tempat duduk yang tidak menyulitkan untuk beberapa waktu ke depan.

Makanlah makanan ringan berprotein tinggi, seperti kacang almond dan kismis. Selain bisa menyediakan banyak energi, makanan tersebut juga mampu menyerap banyak air, sehingga bisa meminimalisasi keinginan Anda untuk pergi ke toilet. Selain itu, usahakan untuk tidur siang sebentar.

Wukuf di Arafah merupakan rukun haji yang sangat menggugah sisi emosi-spiritual, tempat Anda diminta untuk berdiam diri, bermuhasabah, dan berdoa.  Siapkanlah sapu tangan atau tisue yang banyak untuk membasuh air mata yang mungkin lama berhenti saat Anda mengingat tentang diri Anda, keluarga Anda, dan segala harapan yang Anda mohonkan kepada Allah Swt.

Apa yang Sebaiknya Dilakukan di Muzdalifah

Apa yang Sebaiknya Dilakukan di Muzdalifah
Apa yang Sebaiknya Dilakukan di Muzdalifah – Umroh Backpacker

Rangkaian ibadah lanjutan setelah selesai wukuf di Arafah adalah bermalam di Muzdalifah. Di tempat tersebut, Anda tidak diwajibkan untuk melakukan ekstra ibadah lainnya, karena Rasulullah Saw. pun tidak melakukannya. Beristirahatlah. Jika Anda sudah merasa lebih segar, mulailah mengumpulkan batu-batu kecil untuk melempar jamrah.

Pilihlah kerikil yang berukuran sebesar kuku tangan, namun jangan yang terlalu kecil/ringan karena akan lebih sulit mengenai target. Kumpulkan setidaknya 49 buah batu, usahakan untuk mencari lebih dari jumlah tersebut sebagai ekstra, jika ada batu yang hilang atau terjatuh).

Setelah fajar, Anda akan meninggalkan Muzdalifah untuk kembali ke Minna dan melempar jamrah dan diakhiri dengan tahalul atau mencukur rambut. Setelahnya, berakhirlah seluruh rangkaian ibadah haji Anda.

Terlepas dari rukun, wajib, dan sunahnya, setiap detik dalam rangkaian ibadah haji adalah ladang amal, dan di sanalah doa-doa akan diijabah oleh Allah Swt. Bertafakurlah, jangan lewatkan setiap langkah Anda selain untuk mencari rida-Nya.

Video: Pertanyaan dan Jawaban Seputar Haji

19th January 2016

Tips Praktis Menjadi Haji Mabrur

19th January 2016

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *