Tips untuk Mendaftar Menjadi Jamaah Haji Indonesia

Banyak dijumpai kisah pilu mengenai calon jamaah haji Indonesia yang gagal berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji, karena terkendala visa dan dokumen keberangkatan. Selama ini, pemerintah memberikan mandat kepada Kementerian Agama untuk menangani urusan jamaah haji, mulai dari proses pendaftaran hingga kepulangan jamaah ke Tanah Air. Nyatanya, memang masih banyak ditemukan permasalahan teknis yang dialami oleh calon jamaah haji. Artikel berikut ini akan memberikan beberapa tips untuk mendaftar menjadi calon jamaah haji Indonesia yang diselenggarakan oleh pemerintah.

Membuka Rekening Haji

Membuka Rekening Haji

Membuka Rekening Haji / Umroh Backpacker

Ada beberapa tahapan yang perlu dijalani untuk bisa pergi haji. Hal pertama yang harus dilakukan adalah membuka rekening haji jika telah memiliki kemampuan untuk melaksanakan rukun Islam yang kelima ini. Bank yang ditunjuk oleh pemerintah untuk menerima setoran jamaah haji adalah BRI, BRI Syariah, BNI, Bank Muamalat, Bank Mandiri, BTN, Bank Jateng, Bank CIMB, dan Bank Mega Syariah. Siapkan beberapa dokumen, seperti KTP asli dan formulir calon jamaah haji. Pastikanlah rekening yang dibuat adalah rekening tabungan sebagai calon jamaah haji. Setelah itu, Anda bisa melakukan pengisian tabungan awal sebesar Rp 500.000,00. Nah, pendaftaran ini gratis tanpa dipungut biaya administrasi. Selanjutnya, setoran minimal adalah Rp 100.000,00.

Memperoleh Surat Keterangan Sehat

Memperoleh Surat Keterangan Sehat

Memperoleh Surat Keterangan Sehat / Umroh Backpacker

Jika tabungan telah mencapai Rp25.000.000,00, calon jamaah haji bisa mendaftar ke Kementerian Agama dengan membawa surat keterangan sehat yang diperoleh dari Puskesmas atau rumah sakit terdekat. Biaya periksa kesehatan biasanya Rp30.000,000. Pastikanlah sekali lagi untuk menyebutkan tujuan membuat surat keterangan sehat adalah untuk pergi haji.

Mengisi Formulir Pendaftaran Jamaah Haji

Mengisi Formulir Pendaftaran Jamaah Haji

Mengisi Formulir Pendaftaran Jamaah Haji / Umroh Backpacker

Dengan membawa kelengkapan dokumen, bukti setoran awal dari bank, dan mengisi formulir untuk mendapatkan Surat Pendaftaran Pergi Haji (SPPH) di kantor Kementerian Agama kota atau kabupaten. Catat nomor rekening haji, nama ayah kandung dan tempat tanggal lahirnya, NIK yang tercatat pada KTP, dll.

Mengajukan Nomor Porsi di Bank

Mengajukan Nomor Porsi di Bank

Mengajukan Nomor Porsi di Bank / Umroh Backpacker

Setelah terdaftar di Kemenag setempat, bawalah SPPH ke bank untuk mendapatkan nomor porsi dan menunggu kuota antrian. Setelah masuk ke dalam kuota antrian, maka tahap selanjutnya adalah melapor ke kantor Kemenag.

Melaporkan ke Kantor Kementerian Agama

Melaporkan ke Kantor Kementerian Agama

Melaporkan ke Kantor Kementerian Agama / Umroh Backpacker

Beberapa dokumen yang harus diserahkan ke kantor Kementrian Agama adalah bukti setoran awal dari bank (BPIH), 1 lembar SPPH, foto berwarna 3×4 (10 lembar) dan 4×6 (2 lembar), fotokopi surat keterangan sehat (4 lembar), fotokopi akta kelahiran/ijazah (2 lembar)/buku nikah, fotokopi Kartu Keluarga (2 lembar), dan fotokopi KTP.

Melunasi BPIH

Melunasi BPIH

Melunasi BPIH / Umroh Backpacker

Proses terakhir adalah melunasi BPIH sebelum waktu yang telah ditentukan. Anda harus mengecek tahun keberangkatan di website kemenag.go.id, untuk memastikan kapan berangkat haji dan mempersiapkan segala keperluan yang dibutuhkan.

Pergi Haji

Pergi Haji

Pergi Haji / Umroh Backpacker

Waktu yang paling mendebarkan bagi calon jamaah haji adalah menunggu giliran pergi haji. Jagalah kesehatan dan ikutilah manasik haji secara rutin, agar seluruh kegiatan ibadah di Tanah Suci nanti berjalan dengan lancar.

Dalam rentang waktu pelunasan BPIH, calon jamaah haji harus segera melunasinya hingga mencapai biaya haji reguler yang telah ditentukan. Jika terjadi penundaan keberangkan hingga 2x karena setoran tabungan haji belum terpenuhi, bisa dipastikan pemerintah menganggap bahwa calon jamaah haji mengundurkan diri dan digantikan oleh calon jamaah haji yang telah melakukan pelunasan terlebih dahulu. Mendaftarlah menjadi jamaah haji Indonesia tanpa melalui calo. Semoga menjadi haji yang mabrur!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *