Manasik Umroh – Sarana Memantapkan Persiapan Ibadah Umroh Anda

Manasik umroh adalah simulasi praktik ibadah umroh yang dilakukan sesuai dengan tata cara yang telah disyaratkan beserta penjelasannya filosofisnya, yaitu meliputi rukun, wajib, sunah dan larangannya. Adapun prosesi simulasinya dibuat mirip dengan kondisi yang ada di Tanah Suci. Secara umum, urutan manasik umroh yang dilakukan adalah:

Persiapan

Persiapan

Persiapan / Umroh Backpacker

Manasik diawali dengan persiapan. Peserta akan diarahkan untuk membaca doa-doa sunah, seperti doa keluar rumah, doa berpamitan, dan doa safar. Kemudian disampaikan materi tentang sunah ihram, seperti:

Merapikan kuku dan rambut-rambut yang ada di tubuh, mandi besar, kemudian berwudu.
Memakai wangi-wangian, kemudian mengenakan pakaian ihram, yaitu kain putih tanpa jahitan yang dililitkan di tubuh.

Simulasi Ihram

Simulasi Ihram

Simulasi Ihram / Umroh Backpacker

Simulasi selanjutnya dilakukan seakan-akan peserta umroh telah tiba di Miqat, yaitu batas tempat membaca niat untuk melakukan ihram. Ihram adalah rukun umroh yang pertama, yaitu melafadzkan niat untuk melaksanakan ibadah umroh “labaika umrotan” yang artinya, “Ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu untuk melaksanakan umroh”.
Ketika niat telah dibaca, maka ibadah pun dimulai dan peserta diarahkan untuk menjaga diri dari larangan-larangan sebagai berikut:

Menggunakan wangi-wangian
Mencukur rambut dan memotong kuku.
Menyiksa atau membunuh binatang dan mencabut pohon.
Bersyahwat, dan melakukan hubungan intim.
Melamar, menikah, dan menikahkan.
Berbuat maksiat dan melakukan kebatilan.
Memungut barang temuan, kecuali untuk diumumkan.

Ihram dilanjutkan dengan perjalanan menuju tempat tawaf (seakan-akan telah berada di Mekkah), dengan sambil membaca talbiyah sampai melihat Kakbah, yaitu “Labbaik Allahuma labbaiik, labaiiika laa syarika laka labbaiik. Innal hamda wanni’mata laka wal mulk laa syarika laik.

Ketika tiba di Mekkah dan beristirahat, peserta umroh pria akan dipandu untuk mengubah kondisi ihram dengan menyampirkan kain ihram ke bahu kiri, sehingga bahu kanan terbuka. Setibanya di Masjidil Haram, peserta dipandu untuk membaca doa-doa sunah, seperti doa masuk masjid dan doa melihat Kakbah, setelah itu melakukan tawaf.

Simulasi Tawaf

Simulasi Tawaf

Simulasi Tawaf / Umroh Backpacker

Tawaf adalah rukun mengelilingi Kakbah sebanyak 7x, dimulai dari Hajar Aswad dan berakhir di tempat yang sama dengan putaran berlawanan dengan arah jarum jam. Tiga putaran pertama dilakukan dengan berlari-lari kecil, dan 4 putaran selanjutnya dengan berjalan biasa.

Setiap putarannya diawali dengan mengusap atau mencium Hajar Aswad (jika memungkinkan) atau hanya dengan isyarat tangan sambil membaca “bismillahi Allahu akbar” dan dilanjutkan dengan zikir yang mudah seperti “subhanallahu walhamdulillah walaa illa hailallahu Allahu akbar. Wala haula wala quwwata illa billahil ‘aliyyil adziim”.

Setelah sampai pada rukun yamani, peserta kemudian membaca doa “robbana, atina fiddunnya hasanah, wafil ‘aakhiroti hasanah waqina adzabannar”. Ucapkan secara berulang-ulang hingga tiba kembali ke Hajar Aswad, maka sempurnalah satu putaran. Ulangi keseluruhan ritual tadi sebanyak 7x.

Setelah sempurna 7 putaran, peserta akan pergi ke makam Nabi Ibrahim untuk salat 2 rakaat dan membaca “wat takhidzuw min maqomi ibrahiyma musholla”. Kegiatan dilanjutkan dengan istirahat, meminum air Zam-Zam, dan menyiapkan diri untuk ibadah Sa’i.

Simulasi Sa’i

Simulasi Sa’i

Simulasi Sa’i / Umroh Backpacker

Sa’i adalah berlari-lari kecil dari bukit Shafa ke bukit Marwah sebanyak 7x sambil membaca “inna shoffa wal marwata min sya’aairillah. Abdau bimaa bada a Allahu bih”, kemudian berdoa “ Allahu Akbar 3x, laa illaha ilallah wahdahu laa syarikallah, lahul mulku walahul hamdu yuhyi wayumitu, wahuwal alla kulli syai’in qodir. Laa illaha ilallah wahdahu laa syarikallah anjaza wa’dah wa nashara abdah wahazamal ahzaaba wahdah”.

Peserta kemudian turun dari bukit Shafa ke bukit Marwah dilanjutkan dengan berdoa “robbighfir warham innaka antal a’azzul akram”, kemudian berlari ke bukit warwah hingga terhitung satu perjalanan. Hal tersebut dilakukan hingga 7x, kemudian dilanjutkan dengan Tahallul, yaitu memotong sebagian rambut.

Tertib

Tertib

Tertib / Umroh Backpacker

Demikianlah gambaran mengenai manasik umroh, semoga bisa memberikan pemahaman dan gambaran nyata mengenai pelaksanaan umroh Anda. Selamat menunaikan ibadah umroh, Labbaik Allahuma labbaiik, labaiiika laa syarika laka labbaiik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *