Mengunjungi Baitullah adalah Rukun Islam kelima bagi setiap muslim, yang wajib dilaksanakan bagi yang sudah mampu. Mendengarnya saja, bukan kepalang hati ini menahan rindu yang teramat sangat. Sebelum kita sampai ke sana, dan bagi Anda yang tengah berusaha serta berdoa agar bisa menunaikan haji dan umroh, inilah bacaan penting yang pasti bermanfaat. Selain untuk menambah wawasan dan kecintaan kita pada Tanah Suci, kamus lengkap istilah haji dan umroh dari A sampai Z ini mungkin akan sedikit mengobati kerinduan Anda kepada Kakbah.

Al-Khadra

Kubah masjid Nabawi di Madinah yang berwana hijau, atau dikenal juga dengan sebutan “Green Dome”. Dibangun pada masa pemerintahan Sultan Mahmud pada tahun 1233. Posisi kubah ini persis di atas makam Rasulullah Saw.

Arafah

Arafah
Arafah / Umroh Backpacker / www.imamsonline.com

Padang pasir luas yang menghampar sekitar 24 km dari timur kota Mekkah. Tempat ini juga dikenal dengan sebutan ‘’Jabal Rahmah,” yang artinya bukit kasih sayang, karena di sinilah Nabi Adam dan Siti Hawa dipertemukan kembali oleh Allah Swt setelah 200 tahun berpisah pasca diturunkan dari surga. Setiap musim haji menjelang tanggal 9 Dzulhijjah, umat Islam dari seluruh dunia mendatangi tempat ini untuk melaksanakan wukuf, yang termasuk sebagai salah satu rukun haji.

Asteria

Penyakit yang biasa dialami oleh jemaah haji dan umroh yang kelelahan. Penyakit ini disebabkan karena tubuh kekurangan garam, seperti Kalsium (K) dan Natrium (N) yang penting untuk kekuatan otot dan menjaga keseimbangan tekanan di dalam dan di luar sel. Penderita Asteria akan mengalami lemah, lesu, lunglai, gangguan daya ingat, cemas, kurang nafsu makan, dan susah tidur. Jika tidak ditangani secara cepat, penyakit ini dapat berlanjut menjadi heat stroke yang dapat menyebabkan kematian.

Babussalam

Nama salah satu pintu masuk Masjidil Haram yang terletak di jalur sa’i. Ketika melalui pintu ini, jemaah haji dan umroh dianjurkan untuk membaca doa keselamatan.

Badal Haji

Menghajikan orang lain yang belum berhaji, yang secara materi mampu berhaji namun memiliki uzur syar’i, atau karena dia meninggal namun telah berniat menunaikan haji. Orang yang menggantikannya haruslah orang yang sudah lebih dulu melaksanakan haji dengan sempurna, dan yang melakukan badal haji lebih diutamakan dari pihak keluarga.

Badal

Melempar jumroh: mewakilkan seseorang yang tidak bisa melempar jumroh karena uzur syar’i. Pertama, melakukan jumroh Ula untuk dirinya sendiri. Setelah itu, melempar jumroh untuk pihak yang diwakilkan. Hal yang sama untuk jumroh Wustha dan Aqabah.

Badar

Nama sebuah tempat pemberhentian dan perlintasan kendaraan dari Madinah ke Mekkah atau Jeddah. Badar juga merupakan tempat bersejarah dalam Islam. Perang Badar adalah peristiwa penting yang terjadi pada bulan Ramadan dengan jumlah tentara muslim yang hanya 313 orang. Atas izin dan bantuan dari Allah Swt., pasukan yang lebih sedikit ini memenangkan pertempuran. Pada musim haji dan umroh, banyak jemaah yang berziarah ke makam para syuhada perang Badar ini.

Baqi

Komplek pemakaman penduduk Madinah. Baqi artinya sebidang tanah yang lembut tanpa batu, dan kerikil yang paling cocok sebagai area perkuburan. Di sini terdapat lebih dari 10.000 makam sahabat Nabi Saw., beberapa istri Nabi, dan putra-putri Nabi Saw. Sekarang ini jemaah haji dan umroh yang meninggal boleh dimakamkan di Baqi. Keutamaan komplek Baqi adalah tempat yang didoakan oleh Nabi Muhammad Saw., bahwa siapa pun yang dikubur di sini dosa-dosanya akan diampuni oleh Allah Swt.

Bathnul Waadi

Daerah sa’i yang terletak di antara bukit Safa dan Marwah di Mekkah yang telah ditandai dengan lampu berwarna hijau.

Bier Ali

Tempat miqat Makani, atau tempat Jemaah mulai berpakaian ihram dari arah Madinah ke Mekkah. Desa Bier Ali terletak sekitar 20 km dari kota Madinah.

Bier Thoflah

Sebuah sumur yang merupakan mukjizat Nabi Muhammad Saw. Sumur ini timbul setelah Nabi memukulkan tongkatnya ke tanah pasca perang Hunain. Air sumur itu telah menolong tentara yang kehausan karena perang Hunain. Sampai saat ini sumur Bier Thoflah tidak pernah kering.

Dam

Denda atas pelanggaran yang dilakukan para jemaah saat haji dan umroh. Dam secara bahasa artinya “darah,” sedangkan menurut istilah artinya “mengalirkan darah/menyembelih hewan ternak yang telah memenuhi syarat.”

Hal ini sebagai tebusan dari pelanggaran yang telah dilakukan oleh jemaah haji dan umroh. Ada dua jenis dam, yaitu:
Dam Nusuk, dikenakan bagi orang yang mengerjakan haji Tamattu’ atau haji Qiran.
Dam Isa’ah yang disebabkan karena melanggar aturan, seperti melanggar aturan ihram haji atau umroh, juga meninggalkan salah satu wajib haji atau umroh, seperti tidak berihram dari miqat, tidak mabit di Muzdalifah, tidak mabit di Mina, tidak melontar jumroh, dan tidak tawaf Wada’.

Embarkasi

Tempat pemberangkatan jemaah haji Indonesia sesuai dengan penduduk terbanyak. Seperti Bandara Soekarno Hatta untuk pemberangkatan jemaah haji yang berasal dari Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Embarkasi lainnya adalah bandara Bandara Adi Sumarno, Juanda, Polonia, Iskandar Muda Banda Aceh, Hasanuddin, dan Sepinggan.

Gua Hira

Gua Hira
Gua Hira / Umroh Backpacker / www.sayangi.com

Sebuah tempat turunnya wahyu pertama (QS Al- ‘Alaq: 1-5) kepada Nabi Muhammad Saw. Gua kecil ini terletak di Jabal Nur, 5 km di sebelah utara kota Mekkah. Gua Hira adalah tempat Rasulullah mengasingkan diri agar lebih dekat kepada Allah Swt. Diperlukan kurang lebih satu jam untuk mendaki sampai ke puncaknya.

Gua Tsur

Tempat Nabi Muhammad dan Abu Bakar Shiddiq bersembunyi dari kejaran kafir Quraisy yang ingin membunuh Nabi Muhammad ketika hijrah. Mereka bersembunyi selama 3 hari di dalam Gua Tsur yang terletak di Jabal Tsur, sekitar 7 km dari Masjidil Haram ke arah Thaif. Di sinilah pertolongan Allah turun dengan menutupi pintu gua oleh sarang laba-laba, dan sarang burung merpati yang tengah bertelur. Orang Quraisy tidak menyangka di dalam sana terdapat Rasulullah Saw. dan Abu Bakar tengah bersembunyi.

Hajar Aswad

Batu (hajar) yang berwarna hitam (aswad) kemerah-merahan dengan luas permukaan kurang lebih 30 cm persegi. Batu ini terletak di rukun Yamani dan disunahkan bagi jemaah haji untuk mencium, mengusap, atau mengangkat tangan ketika memulai tawaf. Dimulai dan diakhirinya tawaf ditandai oleh posisi Hajar Aswad. Batu ini dimuliakan oleh Allah Swt. karena berasal dari surga, oleh pemerintah Arab Saudi diberi bingkai perak untuk menjaganya.

Haji

Berkunjung ke Kakbah dan melakukan serangkaian ibadah, yaitu wukuf, tawaf, sa’i, dan amalan lainnya pada waktu tertentu (bulan Dzulhijjah) untuk memenuhi panggilan Allah Swt. Haji merupakan rukun Islam yang kelima, sehingga setiap muslim yang mampu hukumnya wajib untuk berhaji.

Haji terbagi menjadi beberapa jenis:
Haji Ifrad adalah melaksanakan haji saja tanpa umroh. Dan haji seperti ini tidak wajib membayar dam.
Haji Qiran adalah melaksanakan haji dan umroh dalam satu niat dan dalam satu pekerjaan bersama. Haji ini wajib membayar dam jika melakukan pelanggaran.
Haji Tamattu’ adalah melaksanakan umroh terlebih dahulu, kemudian mengerjakan haji. Haji tamattu’ ini juga diwajibkan membayar dam jika melakukan pelanggaran.

Hari Arafah

Hari ketika para Jemaah haji harus berada di padang Arafah untuk melakukan wukuf pada tanggal 9 Dzulhijjah.

Hari Nahr

Hari penyembelihan (Nahr) pada tanggal 10 Dzulhijjah. Hari di mana penyembelihan hewan dam dan kurban berlangsung.

Hari Tarwiyah

Hari pembekalan (tarwiyah) pada tanggal 8 Dzulhijjah, karena jemaah haji pada zaman Rasulullah Saw. mengisi perbekalan air di Mina untuk perjalanan ke Arafah.

Hari Tasyrik

Hari-hari pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah. Jemaah haji pada saat itu berada di Mina untuk melempar jumroh dan mabit.

Hijir Ismail

Tempat Nabi Ismail tinggal selama hidupnya, juga menjadi makam Nabi Ismail As. dan Ibundanya, Siti Hajar. Sekarang Hijir Ismail adalah salah satu bagian Kakbah yang dahulunya adalah Kakbah. Peristiwa ini terjadi ketika Kakbah direnovasi oleh suku Quraisy pada tahun 606 M atau saat Nabi Muhammad berusia 35 tahun. Saat itu, suku Quraisy kekurangan dana yang halal sehingga tidak dapat membangun kembali Kakbah seperti ukuran semula. Itulah sebabnya luas Kakbah menjadi berkurang, sementara luas Hijir Ismail bertambah. Sehingga dibangunlah penanda tembok rendah berbentuk setengah lingkaran. Tawaf tidak akan sah jika melewati Hijir Ismail karena tawaf harus mengitari luar Kakbah. Banyak Jemaah haji dan umroh yang berbondong-bondong ingin salat sunah di dalam Kakbah. Maka salat di Hijir Ismail sama seperti salat di dalam Kakbah dan itu merupakan tempat yang mustajab bagi dikabulkannya doa.

Idhtiba’

Cara memakai pakaian ihram dengan membuka bahu sebelah kanan dan membiarkan bahu sebelah kiri tertutup kain ihram.

Ihram

Ihram
Ihram / Umroh Backpacker / www.islamicsuperstore.co.uk

Niat memulai ibadah haji atau umroh.
Saat haji atau umroh, para jemaah memakai pakaian ihram dengan aturan:
Laki-laki memakai dua helai kain yang tidak berjahit. Satu disarungkan menutupi pusar hingga lutut, sedangkan kain satunya lagi diselendangkan pada bahu. Disunahkan memakai kain ihram secara idhtiba’ ketika tawaf. Tidak boleh memakai baju, celana, atau kain berjahit biasa. Boleh memakai ikat pinggang, jam tangan, dan alas kaki yang tidak menutup mata kaki ketika salat. Disunahkan memakai kain ihram dengan diselendangkan pada kedua bahu hingga dada dan pundaknya tertutup saat salat.
Wanita memakai pakaian ihroh yang menutupi seluruh tubuh, kecuali muka dan kedua telapak tangan.

Hal-hal yang disunahkan sebelum berihram, yaitu mandi, memakai wewangian, menyisir rambut, dan memotong kuku. Hal-hal yang dilarang setelah berihram antara lain:

Memakai pakaian berjahit, memakai alas kaki yang menutupi mata kaki, dan menutupi rambut dengan topi dan lain-lain bagi laki-laki.
Menggunakan kaos tangan yang menutupi telapak tangan dan menutup wajah bagi wanita.

Memakai wewangian, mencukur atau mencabut bulu badan, memotong kuku, berburu atau menggangu binatang, menikah atau menikahkan, meminang, bersetubuh, merusak tumbuhan, dan bertengkar dengan kata-kata tidak baik di Tanah Haram.

Intiqolul Madzhab

Berpindah mengikuti madzhab yang lain. Misalkan, sebelumnya kita mengikuti madzhab Imam Syafi’i, kemudian berpindah mengikuti madzhab Imam Hambali. Namun, kaidah perpindahan madzhab harus mengikuti syariatnya. Tidak hanya mengambil sesuatu dari madzhab yang mudah untuk dilakukan, tapi harus mengikutinya secara keseluruhan.

Istita’ah

Mampu. Maksudnya adalah mampu melaksanakan ibadah haji dilihat dari:
Aspek fisik: berbadan sehat, tidak sulit melakukan ibadah haji/umroh, tidak lumpuh, tidak dalam keadaan sakit yang lama untuk sembuh.
Aspek Rohani: memahami ilmu manasik haji atau umroh, berakal sehat, memiliki mental yang kuat menjalani proses ibadah haji/umroh.
Aspek ekonomi: mampu membayar biaya perjalanan ibadah haji (BPIH), mempunyai biaya hidup untuk keluarga yang ditinggalkan. Sementara untuk petugas haji, dia harus memenuhi persyaratan dan aman untuk melaksanakan ibadah haji/umroh, dan keluarga yang ditinggalkan harus dicukupkan secara materi.
Aspek keamanan: aman dalam perjalanan, aman saat melaksanakan ibadah haji/umroh, dan aman bagi keluarga dan harta benda yang ditinggalkan selama beribadah.

Jabal Rahmah

Bukit berbatu yang terletak di Padang Arafah, sekitar 25 km sebelah tenggara kota Mekkah. Di bukit ini terjadi pertemuan penting manusia pertama, yaitu Nabi Adam As. dan Siti Hawa, setelah lama berpisah karena diturunkan dari surga. Demi memeringati momen tersebut, dibangunlah tugu putih di atas puncak bukit. Di sini pula turunnya wahyu terakhir kepada Rasulullah yang diabadikan dalam Alquran surat Al-Maidah ayat 3. Peristiwa mengharukan tersebut membuat banyak sahabat menangis, karena itulah tanda bahwa kekasih Allah tidak akan lama lagi bersama mereka. Ternyata peristiwa itu merupakan haji terakhir Nabi Muhammad Saw.

Jabal Uhud

Jabal Uhud
Jabal Uhud / Umroh Backpacker / www.youtube.com

Bukit bersejarah yang merupakan bukit terbesar di kota Madinah. Di lembah bukit ini pernah terjadi perang heroik antara kaum muslimin dengan golongan kafir Quraisy yang menewaskan paman Nabi, Hamzah bin Abdul Muthalib, menjadi seorang syuhada. Dalam perang ini kaum muslimim mengalami kekalahan karena turunnya regu pemanah di atas bukit yang silau melihat harta rampasan perang di lembah uhud. Tidak disangka, pasukan kafir Quraisy merebut posisi bukit uhud dan memenangkan peperangan.

Jabal Qurban

Sebuah bukit yang terletak di kota Mina. Tempat Nabi Ismail As akan disembelih oleh Nabi Ibrahim As. Berkat kasih sayang Allah, pengorbanan Nabi Ibrahim, juga ketakwaan Nabi Ismail, Allah menggantikannya dengan domba.

Kakbah

Kakbah
Kakbah / Umroh Backpacker / www.kisahmuslim.com

Bangunan dengan bentuk kubus yang berada di dalam Masjidil Haram. Bangunan suci ini dibangun pertama kali oleh Nabi Ibrahim As. dan anaknya, Nabi Ismail As. Seluruh umat Islam di dunia menghadap Kakbah ketika salat.

Kakbah memiliki empat sudut, yaitu:
Rukun Al – Aswad adalah sudut yang terdapat Hajar Aswad yang di sampingnya adalah pintu Kakbah.
Rukun Syami adalah sudut Kakbah yang menghadap ke Syiria atau negeri Syam dahulunya.
Rukun Iraqi adalah sudut yang menghadap ke Negeri Iraq.
Rukun Yamani adalah sudut yang menghadap ke daerah Yaman.

Khandak

Parit pertahanan dalam peristiwa pengepungan kota Madinah oleh kaum kafir Quraisy. Perang khandak terjadi pada bulan Syawal tahun kelima Hijriyah, atau 1 tahun setelah perang Uhud, ketika Rasulullah sendiri yang memimpin penggalian parit yang berakhir dengan kemenangan. Perang Khandak juga dikenal dengan Perang Ahzaab. Untuk mengenang kemenangan besar itu dibangunlah 7 masjid. Kini, peninggalan bersejarah ini hanya ada 5 masjid yang tersisa, yang dikenal dengan masjid Khomsah.

Kiswah

Kain hitam yang menutupi seluruh permukaan Kakbah. Berdasarkan riwayat, awal mula kiswah sudah ada sejak zaman Nabi Ismail yang kemudian diikuti secara turun temurun hingga kini oleh keluarga penjaga Kakbah. Kiswah terbuat dari sutera asli dan disulam dengan kaligrafi ayat Alquran yang berwarna emas. Lipatan dalam kiswah dilapisi oleh kain putih sebagai tanda ihram. Kiswah khusus di pintu Kakbah bernama A-barqa. Penggantian kiswah dilakukan setahun sekali oleh pemerintah Arab Saudi dengan upacara khusus sebelum wukuf.

Kloter

Kependekan dari “kelompok terbang”. Penamaan kloter ini untuk menandai banyaknya kelompok haji yang pergi ke Baitullah. Sistem ini dibuat untuk mempermudah pengangkutan dan pemantauan jemaah Indonesia. Jumlah satu kloter adalah 500 orang. Identitas ini tertulis pada gelang yang dipakai oleh jemaah haji asal Indonesia.

Lailatul Jam’in

Malam pada tanggal 10 Dzulhijjah, ketika pada malam itu keharusan wukuf dan kewajiban mabit di Muzdalifah mulai diberlakukan.

Lempar Jumroh

Melempar kerikil kecil hingga kerikil tersebut masuk ke lubang marma (lubang Ula, Wustha, dan Aqabah) pada hari Nahr dan hari-hari Tasyrik.

Ma’la

Area pemakaman bagi penduduk Mekkah sejak dulu hingga sekarang. Para jemaah yang meninggal juga dimakamkan di Ma’la yang terletak disebelah timur Masjidil Haram. Nama lengkapnya adalah Jannatul Ma’la yang juga menjadi pemakaman keluarga besar Bani Hasyim.

Mabit

Berhenti sejenak, bermalam, atau menginap beberapa hari di suatu tempat. Mabit terbagi menjadi dua, yaitu: Mabit di Muzdalifah adalah bermalam di Muzdalifah setelah wukuf di Arafah. Ketentuannya adalah keberadaan jemaah dianggap sah walaupun sesaat setelah tengah malam lewat.
Mabit di Mina adalah bermalam di Mina pada hari-hari Tasyrik pada tanggal 11, 12, 13 Dzulhijjah. Ketentuan mabit di tempat ini dianggap sah apabila melewati separuh malam.

Manasik

Manasik
Manasik / Umroh Backpacker / www.zamzam-travel.co.id

Tata cara atau latihan proses ibadah haji yang biasanya dilakukan oleh penyelenggara menjelang musim haji. Manasik haji bertujuan agar jemaah tidak bingung ketika melaksanakan prosesi ibadah haji.

Maqam Ibrahim

Batu dengan bekas tapak kaki Nabi Ibrahim saat membangun Kakbah. Jejak di batu itu terbuat ketika nabi Ibrahim As, berdiri di atas batu dan menjadikannya tangga untuk membangun Kakbah. Bekas kedua telapak kaki berukuran dengan dalam 10 cm, panjang batu 27 cm, lebar 14 cm, dan jarak antar kaki 1 cm. Posisi Maqam Ibrahim terletak sekitar 8 m dari Kakbah. Kaum muslimin disyariatkan untuk salat di Maqam Ibrahim. Batu Maqam ini berasal dari surga, sama seperti Hajar Aswad yang diturunkan melalui malaikat Jibril dan akan terus dijaga oleh Allah Swt. hingga hari kiamat tiba dan kembali ke surga.

Marwa

Bukit tempat dilakukannya sa’i, yang saat ini telah termasuk dalam Masjidil Haram. Bukit ini termasuk tempat mustajab dikabulkannya doa.

Mas’a

Sebutan bagi Jemaah haji dan umroh yang melakukan sa’ Mas’a dibangun dengan tujuan menghubungkan bukit Safa dan Marwa. Bangunan seluas 405 m yang terbuat dari lantai pualam yang indah ini telah memberi banyak kemudahan bagi jemaah sa’i yang membludak dari berbagai Negara. Dibangun dua lantai dengan atap untuk meneduhkan. Jika dihitung, maka total perjalanan sa’i sebanyak 2.835 m sehingga pembangunan Mas’a ini sangat bermanfaat.

Masjidil Haram

Masjid tertua di dunia yang dibangun oleh Rasulullah Saw. dan ditetapkan menjadi kiblat bagi seluruh umat Muslim seluruh dunia. Saf masjid ini dibangun berbentuk lingkaran yang semuanya menghadap ke Kakbah. Sekarang ini Masjidil Haram telah diperluas agar bisa menampung jemaah lebih banyak. Daya tampungnya sebanyak 730.000 jemaah untuk hari-hari biasa dan lebih dari satu juta orang saat musim haji. Keistimewaan salat di masjid ini lebih utama 100.000 kali dari pada salat di masjid lain, begitu pun dengan zikir, sedekah, dan amal soleh lainnya. Bahkan, berniat buruk di masjid ini akan langsung Allah Swt. balas dengan siksa yang pedih. Di tempat ini pula banyak tempat penting, seperti Kakbah, Maqam Ibrahim, Hijir Ismail, dan mata air Zam-zam.

Masjid Jin

Sebuah tempat di dekat Ma’la tempat para jin berbai’at kepada Rasulullah. Disebut juga dengan Masjid Al- Bai’ah, karena mereka sepakat mengakui Nabi Muhammad sebagai utusan Allah Swt. Saat menunaikan salat subuh, Rasulullah dan beberapa sahabat membaca ayat-ayat Alquran dan sekelompok jin yang tengah melewati tempat itu mendengar dan berdialog dengan Nabi. Setelah itu, mereka menyatakan diri beriman kepada Allah. Di tempat itu pula turunlah wahyu surat Al – Jin ayat 1 sampai 2.

Masjid Nawirah

Tempat yang menurut sejarah merupakan tempat Rasulullah menyampaikan pidato perpisahan kepada umat Islam. Yang dikenal sebagai peristiwa Haji Wada’.

Masjid Kiblatain

Masjid yang dulunya bernama Masjid Bani Salamah. Sebab pergantian namanya menjadi masjid Kiblatain adalah karena dulu masjid ini menghadap ke arah kiblat pertama di Baitul Maqdis, Palestina. Setelah turun wahyu tentang perpindahan arah kiblat, maka masjid ini diberi nama Masjid Kiblatain yang artinya berkiblat dua, yaitu ke Baitul Maqdis di Palestina dan ke arah Kakbah di Mekkah.

Masjid Quba

Masjid Quba
Masjid Quba / Umroh Backpacker / www.islaminstalbans.com

Sebuah masjid yang terletak di Quba. Ketika peristiwa hijrah ke Madinah, orang-orang pertama yang menyambut kedatangan Nabi Muhammad Saw. adalah penduduk Quba. Saat itu, Rasulullah berjalan bersama sahabat setianya, Abu Bakar Shiddiq, dengan mengenakan jubah putih yang sama. Melihat kebingungan penduduk Quba yang belum pernah mengenal wajah Rasul, dengan inisiatif yang cerdas Abu Bakar memegang selendang yang dililitkan ke atas kepala Nabi sebagai penanda utusan-Nya yang mulia. Masjid ini terletak sekitar 5 km di sebelah barat daya kota Madinah.

Miqat Zamani

Waktu dan tempat yang telah ditentukan untuk melakukan ihram dengan baik saat haji pada bulan Syawal, Dzulqaidah, dan sepuluh hari awal bulan Dzulhijjah (sampai sebelum terbit fajar tanggal 10 Dzulhijjah).

Miqat Makani

Beberapa tempat untuk memulai ihram dan tidak boleh melewatinya tanpa berihram. Beberapa Miqat Makani antara lain:
Bier Ali (Dzuhulaifah) adalah miqat yang berihram dari Madinah.
Julfah (Rabigh) adalah miqat berihram bagi yang jemaah dari Syiria, Jordania, Lebanon, dan Mesir.
Miqat bagi penduduk adalah Nejed Qomul Manazil.
Yalamlam adalah miqat bagi penduduk Yaman.

Multazam

Tempat mulia dikabulkannya doa oleh Allah Swt. Multazam terletak di antara pintu Kakbah dan Hajar Aswad. Pengunjung Kakbah pada musim Haji dan umroh banyak berdoa dengan penuh harap, agar dikabulkan oleh Allah Swt. di tempat itu, sehingga diberi nama Multazam.

Nafar

Arti menurut bahasanya adalah “” Nafar menurut istilah adalah “keberangkatan rombongan haji meninggalkan Mina pada hari-hari Tasyrik.”

Nafar terbagi menjadi dua, yaitu:
Nafar awal, yaitu keberangkatan jemaah haji meninggalkan Mina lebih awal. Paling lambat sebelum terbenam matahari pada tanggal 12 Dzulhijjah dan usai melempar jumroh Ula, Wustha, dan Aqabah.
Nafar tsani adalah keberangkatan jemaah haiji meninggalkan Mina pada tanggal 13 Dzulhijjah setelah melempar jumroh Ula, Wustha, dan Aqabah.

Ra’ml

Aktivitas berlari-lari kecil yang disunahkan bagi laki-laki ketika melewati dua pilar hijau di Mas’a saat menunaikan ibadah sa’

Raudhah

Raudhah
Raudhah / Umroh Backpacker / www.winatour.com

Sebuah tempat yang terletak di dalam Masjid Nabawi yang ditandai dengan pilar-pilar putih. Posisinya berada di antara rumah Nabi yang sekarang menjadi makam Rasulullah Saw., sampai ke mimbar. Raudhah memiliki luas sepanjang 22 meter dari timur ke barat dan 2 meter dari selatan ke utara. Tempat ini memiliki keutamaan, berupa tempat yang mustajab untuk berdoa.

Rukun Haji/ Umroh

Rangkaian ibadah yang harus dilakukan dalam haji/umroh. Apabila salah satumya tidak dikerjakan, maka ibadah haji/umrohnya tidak sah. Rukun umroh yaitu ihram, tawaf, sa’i, tahalul, dan tertib.Safa: sebuah bukit yang menjadi tempat dimulainya sa’i ketika haji dan umroh.

Sa’i

Berlari-lari kecil dari bukit Safa ke bukit Marwah dan seterusnya, sampai 7 kali. Dimulai dari bukit Safa dan berakhir di bukit Marwah.

Salat Li Hurmatil Waqti

Melakukan salat fardu ketika tidak tersedia alat bersuci seperti air atau debu. Sehingga jika kita melakukan salat tanpa bersuci, ketika telah sampai di tempat tujuan dan menemukan air atau debu, bersegeralah untuk salat i’adah, yaitu salat untuk mengulang salat yang dilakukan tanpa bersuci.

Salat Jamak

Keringanan yang diberikan Allah Swt. kepada hamba-Nya yang tengah berada di tengah perjalanan. Salat jamak artinya mengumpulkan dua salat wajib dan dikerjakan dalam waktu yang sama. Salat wajib yang boleh dijamak adalah salat zuhur dan asar, salat magrib dan salat isya.

Salat jamak terbagi menjadi dua jenis, yaitu:
Jamak taqdim adalah mengumpulkan dua waktu salat yang dilakukan pada salat wajib yang lebih awal. Seperti, salat zuhur dengan asar yang dikerjakan pada waktu zuhur.
Jamak takhir adalah mengumpulkan dua waktu salat yang dikerjakan pada salat yang terakhir, seperti salat magrib dan isya yang dikerjakan pada waktu salat isya.
Salat jamak qasar: dua salat wajib yang dikerjakan bersama dengan memendekkan rakaat salat menjadi dua rakaat untuk zuhur, asar, dan isya. Salat jamak qasar bisa dilaksanakan menjadi jamak qasar taqdim atau takhir.

Salat Jenazah

Salat yang dikerjakan untuk menyalati jenazah orang Islam. Hampir setiap selesai salat berjemaah di masjid Nabawi atau Masjidil Haram, akan dilaksanakan salat jenazah untuk jemaah yang meninggal ketika sedang berada di Tanah Suci. Salat jenazah hukumnya fardu kifayah.

Salat jenazah terdiri dari empat takbir, yaitu:
Takbiratul ihram dengan niat menyalatkan jenazah kemudian membaca Al-Fatihah.
Takbir kedua, setelah itu membaca selawat pada junjungan Nabi Muhammad Saw.
Takbir ketiga, kemudian membaca doa bagi jenazah dan kaum muslimim yang telah wafat.
Takbir keempat. Boleh langsung salam setelah takbir, boleh juga membaca doa pendek. Sunah mengucapkan salam sampai akhir, Assalamu’alaikum warohmatullahi wa barokatuh.

Salat Qasar

Mendekatkan salat 4 rakaat menjadi 2 rakaat seperti salat zuhur, asar, dan isya. Salat ini hanya boleh dilakukan ketika menempuh perjalanan jauh (safar).

Tahalul

Keadaan seseorang yang telah diperbolehkan melakukan perbuatan yang dilarang selama ihram.

Tahalul terbagi dua, yaitu:
Tahalul awal adalah seseorang yang telah melakukan dua di antara tiga perbuatan. Contohnya melempar jumroh aqabah, melakukan tawaf ifadah, sa’i, dan bercukur. Atau melempar jumroh aqabah dan bercukur. Setelah itu boleh berganti dengan pakaian biasa dan memakai wewangian dan boleh mengerjakan larangan dalam ihram, kecuali bersetubuh.
Tahalul tsani adalah seseorang yang telah melakukan tiga amal ibadah, seperti melempar jumroh aqabah, bercukur, tawaf ifadah, dan sa’ Sesudah tahalul tsani maka seseorang baru boleh berhubungan badan dengan istrinya.

Talbiyah

Bacaan doa yang dibaca saat haji. Bacaannya adalah: Labbaik Allahumma labbaik, labbaik laa syariika laka labbaik, innal hamda wan ni’mata laka wal mulk laa syariika lak.

Tawaf

Tawaf
Tawaf / Umroh Backpacker / www.500px.com

Mengelilingi Kakbah sebanyak 7 kali dengan posisi di sebelah kiri Kakbah. Dimulai sejajar dari Hajar Aswad dan berakhir pula di Hajar Aswad. Orang yang melaksanakan tawaf harus dalam keadaan suci dari najis, hadas besar, dan hadas kecil.

Jenis-jenis tawaf adalah sebagai berikut:
Tawaf ifadah, adalah tawaf yang termasuk rukun haji yang apabila tidak dikerjakan maka tidak sah hajinya. Waktunya adalah sesudah wukuf di Arafah. Sedangkan awal waktunya adalah setelah lewat tengah malam pada tanggal 10 Dzulhijjah.
Tawaf qudum adalah tawaf sunah sebagai penghormatan kepada Kakbah (tahiyat) bagi orang yang melaksanakan haji ifrad atau haji qiran. Sementara bagi orang yang melakukan haji tamattu’ saat memasuki kota Mekkah, maka dia akan langsung melakukan tawaf umroh. Tawaf yang termasuk rukun umroh juga berarti orang itu telah melakukan tawaf qudum.
Tawaf wada adalah tawaf perpisahan yang wajib dilakukan oleh seseorang yang akan meninggalkan kota Mekkah dan tawaf tersebut tidak disertai sa’
Tawaf sunah adalah tawaf yang dilakukan setiap memasuki Masjidil Haram tanpa pakaian ihram, dan bukan dalam rangka haji atau umroh.

Tayamum

Bersuci dari hadas besar maupun kecil dengan menggunakan debu yang suci. Tayamum menjadi keringanan bagi keadaan kekurangan atau ketidaktersediaan air.

Uzur Syar’i

Sebuah keadaan yang menurut ilmu fiqih akan menyebabkan seseorang diperbolehkan tidak melaksanakan sesuatu yang seharusnya dilakukan, atau sebaliknya.

Umroh

Mengunjungi Baitullah dan melaksanakan serangkaian ibadah berupa tawaf, sa’i, serta tahalul, hanya untuk mencari rida Allah Swt. Pelaksanaan umroh boleh kapan saja, kecuali pada musim haji. Waktunya tidak terbatas seperti pada pelaksanaan haji.

Wajib Haji/ Umroh

Merangkaian ibadah yang harus dikerjakan dalam haji/umroh. Apabila salah satunya tidak dikerjakan, maka haji/umrohnya tetap sah namun diwajibkan membayar denda (dam). Wajib umroh adalah niat ihram di Miqat dan tidak melakukan hal-hal yang membatalkan umroh.

Wukuf

Berdiam diri sejenak di Padang Arafah dari matahari terbenam pada tanggal 9 Dzulhijjah, sampai terbit fajar pada tanggal 10 Dzulhijjah.

Zam-Zam

Zam-Zam
Zam-Zam / Umroh Backpacker / www.cahayaquran.com

Air yang berasal dari mata air Zam-zam yang terletak di Mekkah dan kualitas airnya terbaik di dunia.

Ziarah

Selawat atau mengunjungi dari dekat sebuah tempat penting. Meskipun bukan termasuk dalam kewajiban rangkaian ibadah haji, namun dianjurkan untuk dilakukan. Diharapkan, berziarah ke tempat bersejarah dan penting dalam perkembangan Islam ini dapat menumbuhkan keimanan, menambah wawasan dan kecintaan yang semakin dalam kepada Allah Swt., Rasulullah, dan para sahabat yang berjuang membesarkan Islam. Hukum ziarah adalah mubah, namun selama tujuannya untuk kebaikan dan sesuai dengan syariat-Nya, maka hukumnya menjadi sunah. Jika dilakukan secara berlebihan dan menyimpang dari tauhid hingga menimbulkan kemusyrikan, maka hukumnya menjadi haram.

Demikianlah kamus lengkap istilah haji dan umroh dari A sampai Z. Semoga bermanfaat.