Cara Membuat Passport Indonesia

Berniat jalan-jalan ke luar negeri dalam waktu dekat tapi belum punya paspor? Tenang, sekarang membuat paspor tidak serumit dan seribet dulu kok! Sekarang, jika Anda berniat untuk membuat passport Indonesia, tidak perlu menggunakan jasa calo, karena mengurus sendiri pun tidak akan menguras tenaga yang banyak seperti dulu. Cara membuat passport Indonesia sekarang ada dua macam: pertama, langsung datang (walk-in) ke kantor imigrasi; dan kedua melalui sistem pendaftaran online. Mari kita ulas satu per satu, apa saja yang harus Anda ketahui tentang cara membuat passport Indonesia.

Syarat-Syarat

Syarat-Syarat

Syarat-Syarat / Umroh Backpacker / www.pelitalctt.com

Sebelum pendaftaran, pastikan Anda menyiapkan berkas-berkas berikut:

  • Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku atau surat keterangan pindah ke luar negeri;
  • Kartu keluarga;
  • Akta kelahiran, akta perkawinan atau buku nikah, ijazah, atau surat baptis;
  • Surat pewarganegaraan Indonesia bagi orang asing yang memperoleh kewarganegaraan Indonesia melalui pewarganegaraan, atau penyampaian pertanyaan untuk memilih kewarganegaraan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan;
  • Surat penetapan ganti nama dari pejabat yang berwenang bagi yang telah mengganti nama;
  • Paspor biasa lama yang telah memiliki paspor biasa.

Walk-in

Walk-in

Walk-in / Umroh Backpacker / www.jelajahqatar.com

Lebih suka datang langsung ke kantor imigrasi untuk pendaftaran? Berikut ini langkah-langkah cara membuat passport Indonesia secara walk-in:

Siapkan semua berkas persyaratan asli dan fotokopinya. Jangan lupa, fotokopi tersebut harus pada lembar A4, selain itu akan ditolak. Jadi, baik yang kecil-kecil seperti KTP pun, tidak usah dipotong, biarkan saja tetap di kertas ukuran A4. Meskipun sebenarnya jika sudah terlanjur dipotong, umumnya di kantor imigrasi terdapat fasilitas fotokopi untuk Anda melakukan fotokopi ulang.

Tambahan, untuk Anda yang memiliki KTP di luar kota tempat pengajuan paspor, jangan lupa membawa surat rekomendasi dari instansi tempat Anda bekerja. Tentunya dibubuhi dengan tanda tangan atasan dan cap dari perusahaan. Pastikan semua berkas tersebut sudah lengkap sebelum berangkat ke kantor imigrasi.

Langkah kedua, datang lebih awal ke kantor imigrasi untuk menghindari antrean yang panjang dan kemungkinan kehabisan nomor antrean—jumlah nomor antrean untuk walk-in biasanya dibatasi hanya 100 nomor per hari. Datanglah sebelum jam layanan dibuka, karena warga biasanya sudah mulai ramai jauh sebelum jam layanan kantor.

Setelah mendapatkan nomor antrean, segera beli formulir permohonan pembuatan paspor bermaterai di koperasi kantor imigrasi. Formulir ini harus diserahkan bersama berkas-berkas persyaratan lainnya.

Langkah keempat, menunggu nomor antrean Anda dipanggil, untuk kemudian memasuki loket, wawancara, rekam sidik jari, dan foto. Penerapan one stop service sangat memudahkan karena semuanya dilakukan di satu meja yang sama. Pada saat foto, Anda diperbolehkan untuk senyum asalkan tidak terlalu lebar dan tanpa terlihat gigi. Tidak perlu khawatir soal wawancaranya, santai saja dan sebutkan data yang sebenarnya. Selama dokumen dan jawaban yang Anda ajukan tidak mencurigakan, kemungkinan ditolaknya permohonan paspor Anda sangat kecil. Jika nanti permohonan disetujui, Anda akan mendapatkan blanko pembayaran ke Bank BNI.

Langkah selanjutnya, pembayaran di Bank BNI. Pembayaran dapat dilakukan melalui teller atau ATM. Simpan baik-baik bukti pembayaran.

Langkah terakhir, pengambilan paspor. Pembuatan akan selesai empat hari kerja setelah pembayaran dilakukan. Pengambilan dilakukan pada loket tersendiri yang mengharuskan Anda mengambil nomor antrean terlebih dulu. Pada saat pengambilan, Anda akan diminta menyerahkan bukti pembayaran—makanya jangan sampai hilang. Selesai sudah! You’re good to go!

Cara Membuat dan Pendaftaran Passport Online

Cara Membuat Passport Online

Cara Membuat Passport Online / Umroh Backpacker / www.discoveryourindonesia.com

Ini cara yang lebih praktis buat Anda yang malas datang terlalu pagi tanpa kepastian akan mendapatkan nomor antrean atau tidak. Langkah-langkah untuk pendaftaran secara online:

Masuk ke laman resmi Direktorat Jenderal Imigrasi untuk mengisi formulir pendaftaran secara online.

Setelah selesai mengisi semua data yang diminta, Anda akan menerima tanda bukti permohonan yang dikirimkan ke email yang telah Anda daftarkan. Cetak tanda bukti permohonan tersebut sebagai referensi pada saat pembayaran.

Langkah selanjutnya, pembayaran di Bank BNI. Pembayaran hanya bisa dilakukan melalui teller, serahkan tanda bukti permohonan yang telah Anda cetak untuk memproses pembayaran. Anda akan mendapatkan tanda bukti pembayaran dari Bank yang berisi nomor referensi. Simpan baik-baik bukti pembayaran tersebut. Batas masa pembayaran biaya paspor maksimal lima hari kerja setelah tanggal permohonan. Jika terlewat, Anda harus mengulang langkah dari nomor satu.

Lakukan konfirmasi pembayaran ke laman resmi Direktorat Jenderal Imigrasi melalui tautan yang sebelumnya dikirimkan ke email Pada saat konfirmasi, gunakan nomor referensi yang tercantum pada bukti pembayaran. Setelah konfirmasi pembayaran, pilih tanggal kedatangan yang pasti bisa Anda penuhi.

Anda akan menerima bukti konfirmasi pembayaran ke email Anda kembali, cetak dan siapkan semua berkas persyaratan yang diminta—sama seperti syarat pembuatan secara walk-in.

Datang sesuai tanggal dan kantor imigrasi yang telah Anda pilih dengan membawa lengkap semua dokumen. Keuntungan mendaftar secara online, batas pengambilan nomor antrean sampai dengan siang hari, dan Anda dipastikan akan mendapatkan nomor.

Ambil nomor antrean, tunggu hingga dipanggil ke loket untuk wawancara, rekam sidik jari, dan foto. Setelah semua proses selesai, Anda akan diinformasikan jadwal pengambilan paspor, maksimal empat hari kerja setelah permohonan.

Langkah terakhir! Datang pada jadwal pengambilan yang telah ditentukan dengan membawa bukti pembayaran dan tanda terima permohonan paspor. Di beberapa kantor imigrasi, pengambilan paspor mengharuskan mengambil nomor antrean pengambilan paspor terlebih dulu—yang baru dibuka pada pukul sepuluh pagi. Namun ada juga yang bisa langsung ke loket pengambilan paspor tanpa mengambil nomor antrean.

Sedikit Catatan

Sedikit Catatan

Sedikit Catatan / Umroh Backpacker / www.naked-traveler.com

Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan selama mengurus paspor:

Pakailah pakaian yang rapi dan sepatu. Hindari menggunakan warna putih, karena akan difoto.

Untuk Anda yang menggunakan hijab, gunakan kerudung yang tidak menutupi garis batas wajah. Cadar juga tidak diperbolehkan pada saat pengambilan foto. Bahkan kacamata dan lensa kontak harus dilepas pada saat pengambilan foto.

Waktu menunggu antrean bisa mencapai hingga 2 jam, bawalah ponsel dengan daya terisi penuh atau buku untuk mengisi waktu.

Cara Membuat Passport Indonesia

Cara Membuat Passport Indonesia / Umroh Backpacker / www.skanaa.com

Petugas imigrasi hanya akan melayani pemohon yang datang dengan dokumen lengkap, jika tidak, permohonan tidak akan ditindaklanjuti. Jadi, pastikan semua dokumen lengkap.

Jika Anda berhalangan untuk pengambilan paspor, pengambilan dapat diwakilkan oleh keluarga yang tercantum di dalam Kartu Keluarga (KK) dengan membawa KTP dan KK.

Masa berlaku paspor Indonesia adalah lima tahun dan wajib diperpanjang 6 bulan sebelum masa berlakunya habis.

Untuk persyaratan pembuatan paspor anak, ada sedikit perbedaan, yaitu:

  • Akta kelahiran anak;
  • Kartu Keluarga;
  • Kartu Tanda Penduduk orang tua (Ayah dan Ibu);
  • Akta pernikahan atau buku nikah orang tua;
  • Surat pernyataan dari orang tua yang isinya menyatakan bahwa anak tersebut benar anak Anda, dan Anda selaku orang tua mengizinkan anak untuk memiliki paspor, serta Anda bertanggung jawab penuh atas segala kemungkinan yang terjadi bila anak memiliki paspor.

    Pada saat di loket, petugas akan meminta Anda mengecek kembali data pribadi Anda di sistem, pastikan semua data telah benar.

Bagaimana, tidak sulit bukan cara membuat passport Indonesia? Tunggu apa lagi?!

One Comment

  1. pit

    terima kasih telah berbagi Mas, senang sekali rasanya membaca tulisan2 di blog ini, jadi tambah wawasan.. semoga selalu di beri kesehatan dan sukses selalu..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *