Cara Membuat e-Passport Indonesia

Sudah pernah dengar soal e-Passport? e-Passport, atau paspor elektronik, atau paspor biometrik, adalah jenis paspor baru yang memiliki chip yang menampung data biometrik di dalamnya. Apa lagi tuh data biometrik? Data biometrik adalah data catatan yang mengidentifikasi seseorang secara unik. Untuk e-Passport sendiri, data yang digunakan adalah data biometrik wajah dan sidik jari pemegang paspor—sesuai standar yang telah ditetapkan oleh International Civil Aviation Organization (ICAO). Bagaimana dengan Indonesia, apakah sudah ada? Sudah ada! Lantas, bagaimana cara membuat e-Passport Indonesia? Simak ulasannya berikut ini.

Kenapa harus e-Passport

Kenapa harus e-Passport

Kenapa harus e-Passport / Umroh Backpacker / www.jalansanasini.com

Buat Anda yang suka travelling, penggunaan e-Passport akan lebih memudahkan perjalanan Anda keliling dunia. Pada saat di bandara, tak perlu antre lagi, cukup dengan memindai e-Passport Anda pada alat yang telah dipasang. Praktis bukan? Selain praktis, e-Passport juga lebih aman dan anti pemalsuan dibandingkan paspor biasa. Ada lagi nih alasannya kenapa Anda harus punya e-Passport: visa gratis ke Jepang! Bukan tidak mungkin negara lain akan memberlakukan hal yang sama. Mulai tertarik?

Persyaratan

Persyaratan

Persyaratan / Umroh Backpacker / www.sayabackpacker.wordpress.com

Tidak rumit, syarat pengajuan e-Passport sama seperti paspor biasa, yakni:

  • Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku atau surat keterangan pindah ke luar negeri;
  • Kartu keluarga;
  • Akta kelahiran, akta perkawinan atau buku nikah, ijazah, atau surat baptis;
  • Surat pewarganegaraan Indonesia bagi orang asing yang memperoleh kewarganegaraan Indonesia melalui pewarganegaraan atau penyampaian pertanyaan untuk memilih kewarganegaraan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan;
  • Surat penetapan ganti nama dari pejabat yang berwenang bagi yang telah mengganti nama; dan
  • Paspor biasa lama yang telah memiliki paspor biasa.

Langkah-Langkah

Langkah-Langkah

Langkah-Langkah / Umroh Backpacker / www.kaskus.co.id

Langkah pertama cara membuat e-Passport Indonesia persis seperti paspor biasa: siapkan semua berkas persyaratan asli dan fotokopinya. Jangan lupa, fotokopi tersebut harus pada lembar A4, selain itu akan ditolak. Jadi, baik yang kecil-kecil seperti KTP pun, tidak usah dipotong, biarkan saja tetap di kertas ukuran A4. Meskipun sebenarnya jika sudah terlanjur dipotong, umumnya di kantor imigrasi terdapat fasilitas fotokopi untuk melakukan fotokopi ulang.

Tambahan, untuk Anda yang memiliki KTP di luar kota tempat pengajuan paspor, jangan lupa membawa surat rekomendasi dari instansi tempat Anda bekerja. Tentunya dibubuhi dengan tanda tangan atasan dan cap dari perusahaan. Pastikan semua berkas tersebut sudah lengkap sebelum berangkat ke kantor imigrasi.

Cara Membuat e-Passport Indonesia

Cara Membuat e-Passport Indonesia / Umroh Backpacker / www.busyraoryza.com

Langkah kedua, datang lebih awal ke kantor imigrasi untuk menghindari antrean yang panjang dan kemungkinan kehabisan nomor antrean. Karena pengajuan e-Passport harus melalui sistem walk-in, dengan jumlah nomor antrean yang dibatasi setiap harinya—biasanya hanya 100 nomor per hari. Datanglah sebelum jam layanan dibuka, karena warga biasanya sudah mulai ramai jauh sebelum jam layanan kantor. Layanan pembuatan e-Passport untuk sementara ini hanya tersedia di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus di Jakarta (Jakarta Pusat, Jakarta TImur, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Tanjung Priok, Soekarno-Hatta), Surabaya, dan Batam.

Langkah ketiga, menunggu nomor antrean Anda dipanggil, untuk kemudian memasuki loket, wawancara, rekam sidik jari, dan foto. Penerapan one stop service sangat memudahkan karena semuanya dilakukan di satu meja yang sama. Pada saat foto, Anda diperbolehkan untuk senyum asalkan tidak terlalu lebar dan tanpa terlihat gigi. Tidak perlu khawatir soal wawancaranya, santai saja dan sebutkan data yang sebenarnya. Selama dokumen yang Anda ajukan tidak mencurigakan, kemungkinan ditolaknya permohonan paspor Anda sangat kecil. Jika nanti permohonan disetujui, Anda akan mendapatkan blanko pembayaran ke Bank BNI.

Cara Membuat e-Passport Indonesia

Cara Membuat e-Passport Indonesia / Umroh Backpacker / www.fahrizaladnan.wordpress.com

Langkah keempat, pembayaran di Bank BNI. Jumlah yang harus dibayarkan untuk e-Passport adalah sebesar Rp660.000,00 yang termasuk di dalamnya: biaya paspor sebesar Rp600.000,00; biaya jasa biometrik Rp55.000,00; dan biaya administrasi bank sebesar Rp5.000,00. Pembayaran ini hanya bisa dilakukan melalui teller, dan Anda akan diberikan bukti pembayaran rangkap tiga. Simpan baik-baik bukti pembayaran tersebut.

Langkah terakhir, pengambilan e-Passport. Pembuatan e-Passport ini akan selesai empat hari kerja setelah pembayaran dilakukan. Pengambilan dilakukan pada loket tersendiri yang mengharuskan Anda mengambil nomor antrean terlebih dulu. Pada saat pengambilan, Anda akan diminta menyerahkan bukti pembayaran—makanya jangan sampai hilang. Selesai sudah! e-Passport di tangan!

Bagaimana, tidak sulit bukan cara membuat e-Passport Indonesia? Masih mikir-mikir?!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *